Thursday, March 27, 2025

Opini: Penilaian Tingkat Kesiapan (Readiness Level) Penciptaan Lapangan Kerja Ramah Lingkungan (Green Jobs) di Propinsi Daerah Khusus Jakarta

Catatan: Opini ini pertama kali ditulis pada September 2024 oleh Leonard Tiopan Panjaitan, MT, CSRA, GPS

Pendahuluan

Jakarta sebagai pusat ekonomi dengan populasi yang besar di kawasan Asia Tenggara, dengan jumlah penduduk mencapai lebih dari 10 juta jiwa, menghadapi tantangan dan peluang unik dalam menghadapi perubahan iklim dan tuntutan pembangunan berkelanjutan. Sebagai bekas ibu kota negara dan sekarang menjadi pusat bisnis dan hunian, Jakarta memiliki peran penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi hijau dan menciptakan lapangan kerja ramah lingkungan (green jobs).

Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi DKI Jakarta, jumlah pekerja atau buruh yang bekerja di wilayah DKI Jakarta pada tahun 2022 mencapai 5,3 juta orang. Sektor industri manufaktur merupakan salah satu penyumbang lapangan kerja terbesar di Jakarta, dengan jumlah perusahaan mencapai 4.752 dan jumlah pabrik mencapai 3.627 pada tahun yang sama. Beberapa bidang usaha utama di Jakarta meliputi industri pengolahan, perdagangan besar dan eceran, reparasi mobil dan sepeda motor, konstruksi, serta jasa keuangan dan asuransi.

Pendampingan Implementasi Green Productivity (GP) tentang Smart Office Technology “Sonoff” di PT Astra Daihatsu Motor (ADM) di Plant Area Sunter, Jakarta Utara: Sebuah Pengabdian Masyarakat dalam Mendukung Efisiensi Energi

Jurnal pendampingan masyarakat ini ditulis oleh:

Leonard Tiopan Panjaitan (Konsultan di Trisakti Sustainability Center - TSC), Ajen Kurniawan (NPO Indonesia), Sekretariat TSC: Gedung M Lantai 15 Fakultas Ekonomi, Universitas Trisakti, Jl. Kyai Tapa No.1, RT.6/RW.16, Tomang, Kec. Grogol Petamburan, Kota Jakarta Barat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 11440, E-mail: leonardpanjaitan@gmail.com

Desember 2024

Abstrak

Penggunaan energi yang efisien merupakan faktor penting dalam mewujudkan green productivity di lingkungan industri. PT Astra Daihatsu Motor (ADM) di Plant Area Sunter, Jakarta Utara, memiliki komitmen untuk meningkatkan efisiensi energi, khususnya dalam penggunaan Air Conditioner (AC). Pemanfaatan teknologi smart office menjadi solusi inovatif dalam mencapai tujuan tersebut.

Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk menerapkan green productivity dengan memanfaatkan teknologi smart office berupa perangkat Sonoff untuk mengoptimalkan penggunaan AC dan meningkatkan efisiensi energi. Metode pelaksanaan meliputi pelatihan karyawan, pemasangan perangkat Sonoff pada unit AC, dan monitoring serta evaluasi penggunaan energi. Hasil implementasi menunjukkan penurunan konsumsi energi AC dan peningkatan kesadaran karyawan akan pentingnya efisiensi energi. Program ini memberikan dampak positif yang signifikan terhadap penghematan energi dan pengurangan biaya listrik, serta memberikan dampak sosial berupa peningkatan kesadaran dan partisipasi aktif karyawan dalam mendukung efisiensi energi dan keberlanjutan lingkungan.

Jurnal ini juga membahas analisis kelayakan teknis dan finansial dari implementasi program. Analisis kelayakan teknis meliputi eco-mapping, process flow diagram, dan process detail untuk menggambarkan alur proses dan infrastruktur yang dibutuhkan. Analisis kelayakan finansial dilakukan dengan menggunakan metode Cost-Benefit Analysis (CBA) untuk menghitung return on investment (ROI) dan payback period. Hasil analisis menunjukkan bahwa implementasi program ini layak dan menguntungkan.

Kata Kunci: green productivity, smart office technology, efisiensi energi, AC, Sonoff, PT Astra Daihatsu Motor, ADM.

Salinan soft copy jurnal ini dapat dilihat pada link:https://drive.google.com/drive/folders/1zOoKpgSOVse4BsnTvYoLDQ62M-z8DSSk?usp=sharing

Pendampingan Implementasi Green Productivity untuk Efisiensi Energi dan Reduksi Emisi Karbon di PT Kimia Farma, Tbk Jakarta: Sebuah Pengabdian Masyarakat dalam Mendukung Energi Terbarukan

 Jurnal pendampingan masyarakat ini ditulis oleh: 

Leonard Tiopan Panjaitan, (Konsultan di Trisakti Sustainability Center - TSC), Ajen Kurniawan (NPO Indonesia), Sekretariat TSC: Gedung M Lantai 15 Fakultas Ekonomi, Jl. Kyai Tapa No.1, RT.6/RW.16, Tomang, Kec. Grogol Petamburan, Kota Jakarta Barat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 11440, E-mail: leonardpanjaitan@gmail.com

Desember 2024

Abstrak

Peningkatan emisi karbon di PT Kimia Farma, Tbk Jakarta menjadi perhatian serius. Jurnal ini mengkaji implementasi Green Productivity (GP) melalui rencana instalasi Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) atap gedung sebagai solusi pemanfaatan energi baru terbarukan. Analisis kelayakan teknis, finansial, lingkungan dan sosial dilakukan untuk memastikan keberhasilan proyek, serta perhitungan jumlah panel surya yang dibutuhkan. PLTS atap gedung terbukti layak secara teknis, dengan potensi penghematan Rp 4,86 miliar selama 20 tahun dan pengurangan emisi karbon 678,03 ton CO2 eq rata-rata per tahun. Studi kasus PLTS Terapung Cirata menunjukkan potensi PLTS skala besar.

Metodologi GP "Six Steps and Thirteen Tasks" digunakan selama pendampingan GP. Jurnal ini memberi rekomendasi instalasi PLTS dan strategi keberlanjutan untuk efisiensi energi dan pengurangan emisi karbon di PT Kimia Farma, Tbk Jakarta.

Kata Kunci: Green Productivity, PLTS, Emisi Karbon, Kimia Farma, Pengabdian Masyarakat, Energi Terbarukan, Efisiensi Energi.

Salinan soft copy jurnal ini dapat dilihat pada link:https://drive.google.com/drive/folders/1zOoKpgSOVse4BsnTvYoLDQ62M-z8DSSk?usp=sharing

Thursday, November 2, 2023

Understanding the Presidential Candidates’ Environmental Policies and Potential Stances for the Carbon Marke

 | Carbon Policy Lab
Understanding the Presidential
Candidates’
Environmental Policies and
Potential Stances for the
Carbon Market
Indonesia National Election 2024:
Policy Paper - October 2023
Pemilu 2024 Edition, No. 1
Given the critical importance and complexity of the upcoming election
for Indonesia's environmental policies and governance, including climate
change, this policy paper provides data and analysis for voters and other
stakeholders to make informed decisions about future candidates.
Ganjar, Anies, and Prabowo, with their extensive government
experience, have to be scrutinized by the public. 

 Source: https://www.carbonethics.co/_files/ugd/654801_06c846d159c6487fb721d5edde43bb46.pdf?index=true


Thursday, May 5, 2011

Uni Eropa Dukung Kayu Legal

Kementerian Kehutanan (Ke­menhut) menerapkan Sistem Veri­fi­kasi Legalitas Kayu (SVLK) untuk menghentikan masuknya produk kayu dari hasil pem­ba­lakan liar (illegal logging) yang selama ini mengganjal ekspansi produk ka­yu Indonesia ke negara-negara Uni Eropa. Dengan SVLK, pro­duk kayu Indonesia mendapat ja­minan diterima di pasar inter­nasional.

“SVLK dikembangkan berda­sarkan hukum dan peraturan In­donesia. SVLK wajib dimiliki se­tiap pemegang konsesi dan akan berlaku untuk semua pasar eks­por,” jelas Menteri Kehu­tanan Zulkifli Hasan saat memberikan sambutan pada acara Initialing FLEGT-VPA (Forest Law Enforcement Government and Trade - Voluntary Partnership Agreement) Document and Signing of Joint Statement on the Conclusion of the Negotiation of a FLEGT-VPA di Jakarta, ke­marin.

PLN dan Dua Pengembang Tandatangani Perjanjian Jual Beli Listrik Panas Bumi

PT PLN (Persero) dan dua pengembang Pusat Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP), yaitu PT Pertamina Geothermal Energy (PGE) dan PT Westindo Utama Karya hari ini (Jum’at 11/3) di Jakarta menandatangani perjanjian jual beli listrik (Power Purchase Agreement/PPA) dari enam PLTP dengan total kapasitas 435 Megawatt (MW). PGE mengembangkan lima PLTP yaitu : PLTP Lumut Balai (2×55) MW di Sumatera Selatan, PLTP Ulubelu unit 3 dan 4 (2×55 MW) di Tanggamus Lampung, PLTP Lahendong unit 5 dan 6 (2 x 20 MW) di Sulawesi Utara, PLTP Karaha (1 x 30 MW) dan PLTP Kamojang unit 5 (1 x 30 MW) di Jawa Barat. Sedangkan PT Westindo Utama Karya mengembangkan PLTP Atadei (2 x 2,5 MW) di Kabupaten Lembata-NTT.

Wednesday, May 4, 2011

Punya UU Transfer Dana, RI Jegal Aliran Modal Teroris dan Obat Bius

Berlakunya UU No. 3/2011 tentang Transfer Dana dapat mendeteksi adanya aliran dana dari pihak luar. Sehingga aliran dana untuk membiayai terorisme dan peredaran obat bius dapat dicegah. Bahkan UU Transfer Dana ini juga dapat mencegah adanya money laundering.

Menteri Komunikasi dan Informasi Tifatul Sembiring menyatakan dengan adanya undang undang ini nantinya dana yang masuk dari luar negeri ke Indonesia harus melewati instansi yang telah disahkan pemerintah dan Bank Indoensia.

"Dengan adanya UU ini maka tidak lagi kenal istilah nebeng-nebeng, Banyak TKI di luar negeri itu nitip sama teman-teman nya, nanti keluarganya mengambil di toko bahan bangunan misalnya dan pendanaan terorisme, obat bius yang belakangan marak serta money laundering bakal terdeteksi," ujar Tifatul dalam konferensi pers Sosialisasi Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2011 tentang Transfer Dana di Hotel Shangrila, Sudirman, Jakarta, Senin (2/5/2011).

Opini: Penilaian Tingkat Kesiapan (Readiness Level) Penciptaan Lapangan Kerja Ramah Lingkungan (Green Jobs) di Propinsi Daerah Khusus Jakarta

Catatan: Opini ini pertama kali ditulis pada September 2024 oleh Leonard Tiopan Panjaitan, MT, CSRA, GPS Pendahuluan Jakarta sebagai pusat...