Yogyakarta - Hewlett Packard (HP) mengklaim kian dekat mengejar Acer sebagai produsen komputer nomor paling top di Indonesia. Namun tampaknya, pernyataan HP tersebut belum membuat Acer khawatir dan masihpede di posisi nomor satu.
Itu tersirat dari komentar Astrid Irawati Warsito, PR Specialist Marketing Communication Department Acer. Ditemui usai acara pengenalan Green Technology Acer di Universitas Gadjah Mada, Rabu (9/9/2009), ia menyatakan posisi Acer sebagai yang nomor satu masih kokoh.
"Berdasarkan data dari Gartner, kita masih tetap nomor satu dan menguasai pasar komputer Indonesia, misalnya pangsa pasar sekitar 45 persen di segmen notebook," tukasnya. "Pertumbuhan penjualan juga masih terus terjadi,"
Lebih lanjut Astrid mengaku tak khawatir dengan persaingan ketat yang terjadi di pasaran komputer. Ia justru menyatakan kompetisi adalah hal yang baik. Sedangkan untuk tetap memimpin pasar, Acer pun melancarkan berbagai jurus.
"Kita tetap berkomitmen menghadirkan teknologi terkini bagi para konsumen dengan harga yang rasional, sekaligus didukung purna jual yang memadai," tambahnya. Wanita berparas cantik ini mengaku layanan purna jual kini menjadi prioritas Acer dan telah tersebar di puluhan kota.
Di sisi lain, Astrid juga memprediksi segmen netbook masih akan terus berkembang. Ini seiring kebutuhan mobile masyarakat semakin tinggi dan meningkatnya daya beli masyarakat.
Ia juga menegaskan tidak khawatir pasar netbook Acer digerogoti produk netbook lain yang lebih murah. Pasalnya, Acer sudah memiliki tempat tersendiri di kalangan pecinta komputer sekaligus selalu menawarkan teknologi terbaru. ( fyk / faw )
09 September 2009
Source:http://www.detikinet.com/read/2009/09/09/172450/1200176/319/pede-di-nomor-1-acer-tangkis-klaim-hp
Membantu Lembaga Keuangan Bank dan Non Bank Dalam Penerapan Sustainable Finance (Keuangan Berkelanjutan) - Environmental & Social Risk Analysis (ESRA) for Loan/Investment Approval - Training for Sustainability Reporting (SR) Based on OJK/GRI - Training for Green Productivity Specialist (GPS) by APO Methodology. Hubungi Sdr. Leonard Tiopan Panjaitan, S.sos, MT, CSRA, GPS di: leonardpanjaitan@gmail.com atau Hp: 081286791540 (WA Only)
Sunday, September 27, 2009
HDS Perbarui Piranti Lunak Monitoring Data Center
Jakarta - Penyedia teknologi storage Hitachi Data Systems mengumumkan kehadiran piranti lunak monitoring Hitachi IT Operations Analyzer versi 1.2 untuk pelanggan kelas menengah.
Produk ini menyediakan Application Product Interface (API) khusus yang saat ini diintegrasikan oleh enam Independent Software Vendor (ISV), termasuk di dalamnya sistem operasi yang telah dikembangkan, virtualisasi dan dukungan switch.
Diperkenalkan pada April 2009, Hitachi IT Operations Analyzer diklaim sebagai satu-satunya piranti lunak bagi bisnis kelas menengah yang dirancang khusus untuk memonitor dan melakukan diagnosa hingga 250 server heterogen, switch dan node storage di lintas data center ke dalam satu antar muka.
Piranti lunak Hitachi IT Operations Analyzer 1.2 memiliki kekayaan API yang saat ini diintegrasikan oleh DeepNines Technologies, Lumeta, Necordia dan Sentrigo. Hitachi IT Operations Analyzer 1.2 juga memperluas dukungan monitoring pada beberapa sistem operasi, dengan menambahkan Solaris dari Sun Microsystems setelah Microsoft Windows dan Red Hat Linux.
"Dalam waktu kurang dari satu tahun, penawaran IT Operations Analyzer ini sangat menarik bagi komunitas ISV, adopsinya terus tumbuh dan meningkatkan permintaan terhadap solusi monitoring yang komprehensif dan mudah dikelola yang lintas vendor, dan multiplatform server, jaringan dan storage," kata Sean Moser, Vice President of Software Product Management, Hitachi Data Systems.
"Rilis terbaru ini menjadikan piranti lunak tersebut sebagai solusi data center yang lebih komprehensif, di mana para IT manager bisa langsung menggunakannya tanpa perlu memiliki pengetahuan khusus, memungkinkan pemecahan masalah dengan cepat sambil mengurangi total biaya kepemilikan," pungkasnya dalam keterangan tertulis yang dikutip detikINET, Jumat (25/9/2009).
( ash / fw )
Source: http://www.detikinet.com/read/2009/09/25/114447/1208926/319/hds-perbarui-piranti-lunak-monitoring-data-center
Produk ini menyediakan Application Product Interface (API) khusus yang saat ini diintegrasikan oleh enam Independent Software Vendor (ISV), termasuk di dalamnya sistem operasi yang telah dikembangkan, virtualisasi dan dukungan switch.
Diperkenalkan pada April 2009, Hitachi IT Operations Analyzer diklaim sebagai satu-satunya piranti lunak bagi bisnis kelas menengah yang dirancang khusus untuk memonitor dan melakukan diagnosa hingga 250 server heterogen, switch dan node storage di lintas data center ke dalam satu antar muka.
Piranti lunak Hitachi IT Operations Analyzer 1.2 memiliki kekayaan API yang saat ini diintegrasikan oleh DeepNines Technologies, Lumeta, Necordia dan Sentrigo. Hitachi IT Operations Analyzer 1.2 juga memperluas dukungan monitoring pada beberapa sistem operasi, dengan menambahkan Solaris dari Sun Microsystems setelah Microsoft Windows dan Red Hat Linux.
"Dalam waktu kurang dari satu tahun, penawaran IT Operations Analyzer ini sangat menarik bagi komunitas ISV, adopsinya terus tumbuh dan meningkatkan permintaan terhadap solusi monitoring yang komprehensif dan mudah dikelola yang lintas vendor, dan multiplatform server, jaringan dan storage," kata Sean Moser, Vice President of Software Product Management, Hitachi Data Systems.
"Rilis terbaru ini menjadikan piranti lunak tersebut sebagai solusi data center yang lebih komprehensif, di mana para IT manager bisa langsung menggunakannya tanpa perlu memiliki pengetahuan khusus, memungkinkan pemecahan masalah dengan cepat sambil mengurangi total biaya kepemilikan," pungkasnya dalam keterangan tertulis yang dikutip detikINET, Jumat (25/9/2009).
( ash / fw )
Source: http://www.detikinet.com/read/2009/09/25/114447/1208926/319/hds-perbarui-piranti-lunak-monitoring-data-center
Aliansi HP dan Canon Tawarkan Solusi Baru
Jakarta - Setelah 25 tahun bekerjasama, HP dan Canon kini umumkan beberapa penawaran solusi imaging dan printing terbaru. Selain itu mereka adakan peningkatan program-program untuk channel, guna membantu para pelaku bisnis dalam efisiensi alur kerja secara digital.
"Sehubungan dengan para pelanggan enterprise mulai melakukan transformasi dari paper-based menuju proses digital, adalah sangat penting bagi mereka untuk menggandeng perusahaan seperti HP yang sangat memahami dan mengerti bagaimana menjembataniimaging printing, dengan keahlian IT," ujar Chris Morgan, Senior Vice President, Imaging and Printing Group HP Asia Pasifik dan Jepang, dalam keterangan resmi yang diterima detikINET, Selasa (15/9/2009).
Bertempat di kantor pusat HP Indonesia, Selasa (15/9/2009) Astri R. Dharmawan selaku Director Enterprise Sales & Services Imaging & printing Group HP Indonesia menjelaskan bahwa HP umumkan beberapa solusi terbaru mereka dengan Canon seperti:
Bisnis enterprise kini memiliki akses menuju penawaran paling lengkap di industri berdasarkan luasnya ragam sistem perkantoran multifungsi dari Canon, serta keberadaan printer-printer multifungsi dan LaserJet dari HP. Lebih jauh lagi Astri menjelaskan bahwa dalam kurun waktu selama 25 tahun HP adalah OEM Canon, untuk produk LaserJet. Karena itu HP akan lebih memperluas kerjasama yang saling menguntungkan ini. "HP akan lebih kuat dalam produknya, dan Canon juga akan memiliki portfolio yang banyak," ujarnya kepadadetikINET.
MPS sendiri bertujuan untuk memanage hardware, supply, toner dan sebagainya untuk end-to-end. "Yang jelas MPS bertujuan membantu pelanggan dalam efisiensi biaya dan optimalisasi alat," tambahnya. ( fw / ash )
15 September 2009
Source:http://www.detikinet.com/read/2009/09/15/170215/1204212/319/aliansi-hp-dan-canon-tawarkan-solusi-baru
"Sehubungan dengan para pelanggan enterprise mulai melakukan transformasi dari paper-based menuju proses digital, adalah sangat penting bagi mereka untuk menggandeng perusahaan seperti HP yang sangat memahami dan mengerti bagaimana menjembataniimaging printing, dengan keahlian IT," ujar Chris Morgan, Senior Vice President, Imaging and Printing Group HP Asia Pasifik dan Jepang, dalam keterangan resmi yang diterima detikINET, Selasa (15/9/2009).
Bertempat di kantor pusat HP Indonesia, Selasa (15/9/2009) Astri R. Dharmawan selaku Director Enterprise Sales & Services Imaging & printing Group HP Indonesia menjelaskan bahwa HP umumkan beberapa solusi terbaru mereka dengan Canon seperti:
- HP kenalkan unit bisnis global Managed Enterprise Solutions (MPS) terbaru yang menjadi bagian dari Imaging and printing Group HP. HP berkomitmen untuk membangun dan mengembangkan MPS dan membantu pelanggan dalam mendorong penurunan biaya dan meningkatkan produktifitas.
- HP dan Canon telah mengembangkan aliansinya guna memberikan akses bagi pelanggan MPS ke portfolio perangkat single dan multifungsi terlengkap di industri IT.
- Meningkatkan MPS di Asia Pasifik melalui mitra penyalur terpilih yang ditunjuk sebagai Office Printing Solutions Partners.
- Solusi alurkerja terbesar yang pernah diluncurkan HP, meliputi produk-produk pencetakan terbaru yang dirancang untuk meningkatkan efisiensi dan mempercepat hasil-hasil bisnis.
Bisnis enterprise kini memiliki akses menuju penawaran paling lengkap di industri berdasarkan luasnya ragam sistem perkantoran multifungsi dari Canon, serta keberadaan printer-printer multifungsi dan LaserJet dari HP. Lebih jauh lagi Astri menjelaskan bahwa dalam kurun waktu selama 25 tahun HP adalah OEM Canon, untuk produk LaserJet. Karena itu HP akan lebih memperluas kerjasama yang saling menguntungkan ini. "HP akan lebih kuat dalam produknya, dan Canon juga akan memiliki portfolio yang banyak," ujarnya kepadadetikINET.
MPS sendiri bertujuan untuk memanage hardware, supply, toner dan sebagainya untuk end-to-end. "Yang jelas MPS bertujuan membantu pelanggan dalam efisiensi biaya dan optimalisasi alat," tambahnya. ( fw / ash )
15 September 2009
Source:http://www.detikinet.com/read/2009/09/15/170215/1204212/319/aliansi-hp-dan-canon-tawarkan-solusi-baru
Tangkis Spam, Google Caplok reCAPTCHA
San Francisco - Raksasa internet Google mencaplok reCAPTCHA, sebuah perusahaan teknologi yang menangani perlindungan situs dari spam dan penipuan. Selain itu, reCAPTCHA juga membantu proses digitalisasi buku.
Dikutip detikINET dari Xinhua, Kamis (17/9/2009), reCAPTCHA adalah penyedia teknologi CAPTCHA (Completely Automated Public Turing test to tell Computers and Humans Apart), yang sering digunakan berbagai website yang meminta user mengetik huruf atau digit.
Teknologi tersebut berfungsi untuk menentukan apakah user adalah manusia atau komputer sehingga bisa mencegah serangan spam atau program jahat. reCAPTCHA juga diharapkan mempermudah proyek digitalisasi buku Google.
Google saat ini memang getol mengembangkan berbagai proyek seperti digitalisasi buku cetak. Buku tersebut discan secara fotografis, dengan imej huruf-hurufnya ditransformasi menjadi teks dengan teknologi bernama character recognition (OCR).
Masalahnya, OCR tidak sempurna dan terkadang tidak dapat membaca kata-kata dalam gambar. Nah, layanan reCAPTCHA digadang-gadang meningkatkan proses ini dengan mengirimkan imej kata yang tak bisa dibaca ke situs partner dan hasilnya akan dikirim kembali.
Dalam blognya, Google menyatakan bakal menerapkan teknologi reCAPTCHA bukan hanya untuk meningkatkan perlindungan dari spam dan penipuan di produk Google, namun juga untuk meningkatakan proses scan buku dan koran. ( fyk / ash )
17 September 2009
Source: http://www.detikinet.com/read/2009/09/17/112135/1205614/319/tangkis-spam-google-caplok-recaptcha
Dikutip detikINET dari Xinhua, Kamis (17/9/2009), reCAPTCHA adalah penyedia teknologi CAPTCHA (Completely Automated Public Turing test to tell Computers and Humans Apart), yang sering digunakan berbagai website yang meminta user mengetik huruf atau digit.
Teknologi tersebut berfungsi untuk menentukan apakah user adalah manusia atau komputer sehingga bisa mencegah serangan spam atau program jahat. reCAPTCHA juga diharapkan mempermudah proyek digitalisasi buku Google.
Google saat ini memang getol mengembangkan berbagai proyek seperti digitalisasi buku cetak. Buku tersebut discan secara fotografis, dengan imej huruf-hurufnya ditransformasi menjadi teks dengan teknologi bernama character recognition (OCR).
Masalahnya, OCR tidak sempurna dan terkadang tidak dapat membaca kata-kata dalam gambar. Nah, layanan reCAPTCHA digadang-gadang meningkatkan proses ini dengan mengirimkan imej kata yang tak bisa dibaca ke situs partner dan hasilnya akan dikirim kembali.
Dalam blognya, Google menyatakan bakal menerapkan teknologi reCAPTCHA bukan hanya untuk meningkatkan perlindungan dari spam dan penipuan di produk Google, namun juga untuk meningkatakan proses scan buku dan koran. ( fyk / ash )
17 September 2009
Source: http://www.detikinet.com/read/2009/09/17/112135/1205614/319/tangkis-spam-google-caplok-recaptcha
Kapolri Resmikan Pos Polisi Berbasis TI
Kapolri Jenderal Bambang Hendarso Danuri meresmikan Kepolisian Pos Thamrin yang berlokasi di sebelah timur kawasan Bundaran HI, Jakarta. Polpos Thamrin diresmikan sebagai polpos percontohan yang berbasis teknologi informasi (TI).
"Implementasi kebijakan quick-wins yang sudah di-launching 31 Januari lalu, di mana Polri membuat program quick respons. Polpos berbasis TI ini bertujuan untuk memberikan informasi kepada publik dengan cepat," kata Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Wahyono dalam sambutan peresmian Polpos Thamrin di kawasan Bundaran HI, Jum'at (25/9/2009).
Polda Metro Jaya menyiapkan 4 regu patroli yang akan bertugas di Polpos Thamrin. "Mereka akan bekerja selama delapan jam secara bergantian. Kenapa delapan jam, karena kondisi mereka harus prima," ungkap Kapolda.
Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo mendukung pembangunan Polpos Thamrin tersebut. Menurutnya, Jakarta sebagai kota besar membutuhkan pengamanan yang berbasis TI seperti di Polpos Thamrin.
"Maka dari itu kami dari Pemda DKI dan Kepolisian bahu-membahu untuk menyediakan pelayanan publik seperti ini," kata Foke.
Polpos Thamrin dilengkapi dengan digital map sebagai panduan pariwisata. Fasilitas monitor dengan teknologi layar sentuh memudahkan warga atau turis yang ingin mendapatkan informasi seputar wilayah Thamrin.
Sementara itu, Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Condro Kirono mengatakan, polpos Thamrin ini berbasis TI yang dilengkapi dengan CCTV.
"Pola patrolinya lebih dikedepankan patroli jalan kaki dan bersepeda karena lokasi jangkauannya sempit," kata Condro.
Patroli motor dan mobil digunakan sewaktu-waktu jika ada kejadian. Polpos Thamrin mengamankan sedikitnya 16 objek vital seperti pusat pertokoan, hotel, kantor kedutaan, dan gedung perkantoran.
Dalam peresmian pospol yang digelar pukul 08.00 WIB itu dihadiri pula oleh Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara Taufiq Effendy, Menkominfo M Nuh, dan Menteri BUMN Sofyan Djalil. ( mei / ash )
Jumat, 25 September 2009
Source: http://www.detikinet.com/read/2009/09/25/095102/1208880/398/kapolri-resmikan-pos-polisi-berbasis-ti
"Implementasi kebijakan quick-wins yang sudah di-launching 31 Januari lalu, di mana Polri membuat program quick respons. Polpos berbasis TI ini bertujuan untuk memberikan informasi kepada publik dengan cepat," kata Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Wahyono dalam sambutan peresmian Polpos Thamrin di kawasan Bundaran HI, Jum'at (25/9/2009).
Polda Metro Jaya menyiapkan 4 regu patroli yang akan bertugas di Polpos Thamrin. "Mereka akan bekerja selama delapan jam secara bergantian. Kenapa delapan jam, karena kondisi mereka harus prima," ungkap Kapolda.
Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo mendukung pembangunan Polpos Thamrin tersebut. Menurutnya, Jakarta sebagai kota besar membutuhkan pengamanan yang berbasis TI seperti di Polpos Thamrin.
"Maka dari itu kami dari Pemda DKI dan Kepolisian bahu-membahu untuk menyediakan pelayanan publik seperti ini," kata Foke.
Polpos Thamrin dilengkapi dengan digital map sebagai panduan pariwisata. Fasilitas monitor dengan teknologi layar sentuh memudahkan warga atau turis yang ingin mendapatkan informasi seputar wilayah Thamrin.
Sementara itu, Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Condro Kirono mengatakan, polpos Thamrin ini berbasis TI yang dilengkapi dengan CCTV.
"Pola patrolinya lebih dikedepankan patroli jalan kaki dan bersepeda karena lokasi jangkauannya sempit," kata Condro.
Patroli motor dan mobil digunakan sewaktu-waktu jika ada kejadian. Polpos Thamrin mengamankan sedikitnya 16 objek vital seperti pusat pertokoan, hotel, kantor kedutaan, dan gedung perkantoran.
Dalam peresmian pospol yang digelar pukul 08.00 WIB itu dihadiri pula oleh Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara Taufiq Effendy, Menkominfo M Nuh, dan Menteri BUMN Sofyan Djalil. ( mei / ash )
Jumat, 25 September 2009
Source: http://www.detikinet.com/read/2009/09/25/095102/1208880/398/kapolri-resmikan-pos-polisi-berbasis-ti
Huawei Kapalkan 60 Juta Modem Broadband
Vendor perangkat jaringan asal China, Huawei, telah mengapalkan pengiriman 60 juta unit perangkatmobile broadband ke 133 negara di seluruh dunia. Perangkat tersebut terdiri dari Datacard, Dongle, dan Embedded Module.
Menurut studi dari ABI Research untuk 2009 ini, Huawei yang bermitra dengan 315 operator telekomunikasi di seluruh dunia, diklaim telah menguasai 55% pasar terminal mobile broadband global.
"Prestasi ini menegaskan pemahaman mendalam Huawei atas bisnis para operator," kata Glory Cheung, juru bicara Huawei Device, dalam keterangan pers yang dikutip detikINET, Sabtu (26/9/2009).
Gebrakan Huawei dalam memasarkan perangkat mobile broadband dimulai sejak pertengahan 2006 lalu saat merilis modem USB plug-and-play E220. Kiprah itu terus berlanjut hingga tahun lalu saat vendor ini merilis modem USB stick E180
Sementara di 2009 ini, Huawei mengaku siap memberi kejutan dengan menampilkan modem E5 yang katanya tertipis di dunia, dan mobile broadband HSPA+ E182E di ajang Mobile World Congress 2009.
Sabtu, 26 September 2009
Source; http://www.detikinet.com/read/2009/09/26/132633/1209390/319/huawei-kapalkan-60-juta-modem-broadband
Menurut studi dari ABI Research untuk 2009 ini, Huawei yang bermitra dengan 315 operator telekomunikasi di seluruh dunia, diklaim telah menguasai 55% pasar terminal mobile broadband global.
"Prestasi ini menegaskan pemahaman mendalam Huawei atas bisnis para operator," kata Glory Cheung, juru bicara Huawei Device, dalam keterangan pers yang dikutip detikINET, Sabtu (26/9/2009).
Gebrakan Huawei dalam memasarkan perangkat mobile broadband dimulai sejak pertengahan 2006 lalu saat merilis modem USB plug-and-play E220. Kiprah itu terus berlanjut hingga tahun lalu saat vendor ini merilis modem USB stick E180
Sementara di 2009 ini, Huawei mengaku siap memberi kejutan dengan menampilkan modem E5 yang katanya tertipis di dunia, dan mobile broadband HSPA+ E182E di ajang Mobile World Congress 2009.
Sabtu, 26 September 2009
Source; http://www.detikinet.com/read/2009/09/26/132633/1209390/319/huawei-kapalkan-60-juta-modem-broadband
31.000 Desa di Indonesia Belum Punya Jaringan Informasi
Sebanyak 31.000 desa di Indonesia hingga kini masih belum memiliki jaringan informasi. Kebanyakan justru di Jawa. “Desa di Jawa kan banyak sekali,” kata Menkominfo Muhammad Nuh di Kudus, Sabtu (26/09/2009).
Angka tersebut memang lebih sedikit dibanding tahun lalu yang mencapai 43.000. Sementara saat ini, ribuan jaringan informasi juga sedang dipasang di berbagai wilayah Indonesia, khususnya di Papua dan Maluku.
Untuk itu, dalam rangka merealisasikan IT for All, Menkominfo saat ini mengetuk masyarakat dan berbagai pihak lain yang peduli, agar gap informasi itu bisa terkurangi.
Dalam rangka membumikan IT di kalangan masyarakat, Menkominfo juga sedang melakukan berbagai hal. Di antaranya terkait ketersediaan jaringan, diharapkan pada tahun 2010 desa-desa yang saat ini belum ada jaringan informasinya bisa memiliki.
Selanjutnya adalah masalah keterjangkauan informasi. Yaitu bagaimana agar informasi itu tidak mahal. “Dulu akses informasi kita termahal se Asia, sekarang malah termurah,” ungkap Menkominfo.
Selanjutnya adalah masalah kualitas. Jaringan informasi harus bagus, sehingga bisa digunakan secara maksimal. Dan terakhir adalah security (keamanan). Informasi adalah privasi, maka harus benar-benar terjaga, dan tidak tidak disadap.
Menkominfo menjelaskan, penyadapan terhadap akses informasi, hanya bisa dilakukan oleh aparat penegak hukum, yaitu Polisi, Kejaksaan dan KPK. ( fyk / fyk )
Minggu, 27 September 2009
Source: http://www.detikinet.com/read/2009/09/27/115110/1209720/398/31000-desa-di-indonesia-belum-punya-jaringan-informasi
Angka tersebut memang lebih sedikit dibanding tahun lalu yang mencapai 43.000. Sementara saat ini, ribuan jaringan informasi juga sedang dipasang di berbagai wilayah Indonesia, khususnya di Papua dan Maluku.
Untuk itu, dalam rangka merealisasikan IT for All, Menkominfo saat ini mengetuk masyarakat dan berbagai pihak lain yang peduli, agar gap informasi itu bisa terkurangi.
Dalam rangka membumikan IT di kalangan masyarakat, Menkominfo juga sedang melakukan berbagai hal. Di antaranya terkait ketersediaan jaringan, diharapkan pada tahun 2010 desa-desa yang saat ini belum ada jaringan informasinya bisa memiliki.
Selanjutnya adalah masalah keterjangkauan informasi. Yaitu bagaimana agar informasi itu tidak mahal. “Dulu akses informasi kita termahal se Asia, sekarang malah termurah,” ungkap Menkominfo.
Selanjutnya adalah masalah kualitas. Jaringan informasi harus bagus, sehingga bisa digunakan secara maksimal. Dan terakhir adalah security (keamanan). Informasi adalah privasi, maka harus benar-benar terjaga, dan tidak tidak disadap.
Menkominfo menjelaskan, penyadapan terhadap akses informasi, hanya bisa dilakukan oleh aparat penegak hukum, yaitu Polisi, Kejaksaan dan KPK. ( fyk / fyk )
Minggu, 27 September 2009
Source: http://www.detikinet.com/read/2009/09/27/115110/1209720/398/31000-desa-di-indonesia-belum-punya-jaringan-informasi
Subscribe to:
Posts (Atom)
Gig Economy’s Contribution to National Economy, Green Jobs, and Productivity in Indonesia
Read full paper here: Gig Economy in Indonesia Written by Leonard Tiopan Panjaitan, MT, CSRA, GPS, CPS Consultant at Trisakti Sustainability...
-
Peta Jalan Interaktif: Peningkatan E-Learning Produktivitas BLK Dashboard ini merupakan elaborasi materi pelatihan Green...
-
Jurnal pendampingan masyarakat ini ditulis oleh: Leonard Tiopan Panjaitan, (Konsultan di Trisakti Sustainability Center - TSC) , Ajen Kur...
-
Jurnal pendampingan masyarakat ini ditulis oleh: Leonard Tiopan Panjaitan (Konsultan di Trisakti Sustainability Center - TSC) , Ajen Kurniaw...